Rabu, 16 April 2014

devinisi transpotasi dan perkembangannya




DEFINISI TRANSPORTASI DAN PERKEMBANGANNYA


Description: C:\Documents and Settings\Administrator\My Documents\LogoSTIE.png
 








Dosen Pengampu: Drs.Bambang Hartono, M.Hum
Makalah ini disusun guna untuk memenuhi
 Tugas mengenai kerangka karangan
 Mata Kuliah Bahasa Indonesia.


Oleh:
Fahmi Tanzilal (1M111682)

STIE BANK BPD JATENG
TAHUN AJARAN 2011/2012








BAB I
 PENDAHULUN
1.1 Latar Belakang

Mobilitas manusia sudah dimulai sejak jaman dahulu kala, kegiatan tersebut dilakukan dengan berbagai tujuan antara lain untuk mencari makan, mencari tempat tinggal yang lebih baik, mengungsi dari serbuan orang lain dan sebagainya.
Dalam melakukan mobilitas tersebut sering membawa barang ataupun tidak membawa barang. Oleh karenanya diperlukan alat sebagai sarana transportasi.

1.2 Rumusan Masalah

1.      Menjelaskan pengertian Transportasi dan macamya.
2.      Menjelasakan Sistem Transpotasi.
3.      Manfaat Transpotasi.
4.      Menjelaskan Masalah Transpotasi.

1.3 Tujuan
        Tujuan penulisan makalah ini adalah menjelaskan lebih lengkap mengenai Devinisi Transpotasi secara menyeluruh.









BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Transpotasi

            Transpotasi atau perangkutan , sebuah kata  yang tidak asing lagi bagi masyarakat yang mempuyai arti atau sbuah pengertian yaitu perpindahan dari suatu tempat ke tempat lain dengan menggunakan alat pengangkutan, baik yang digerakkan oleh tenaga manusia, hewan, atau mesin. Konsep transportasi didasarkan pada adanya perjalanan antara asal dan tujuan. Perjalanan adalah pergerakan orang dan barang antara dua tempat kegiatan yang terpisah untuk melakukan kegiatan perorangan atau kelompok dalam masyarakat. Perjalanan dilakukan melalui suatu lintasan tertentu yang menghubungkan asal dan tujuan, menggunakan alat angkut atau kendaraan dengan kecepatan tertentu. Jadi perjalanan adalah proses perpindahan dari satu tempat ke tempat yang lain. Transpotasi juga mempunyai unsur yaitu ada 5 pokok:
a) Manusia, yang membutuhkan transportasi
b) Barang, yang diperlukan manusia
c) Kendaraan, sebagai sarana transportasi
d) Jalan, sebagai prasarana transportasi
e) Organisasi, sebagai pengelola transportasi
Pada dasarnya, ke lima unsur di atas saling terkait untuk terlaksananya transportasi, yaitu terjaminnya penumpang atau barang yang diangkut akan sampai ke tempat tujuan dalam keadaan baik seperti pada saat awal diangkut. Dalam hal ini perlu diketahui terlebih dulu ciri penumpang dan barang, kondisi sarana dan konstruksi prasarana, serta pelaksanaan transportasi. Transpotasi juga memiliki jenisnya transpotasi yang kita jumpai atau juga sering disebut moda transpotasi.




2.2 Sistem Transpotasi
.          
Sistem transportasi terdiri atas angkutan muatan dan manajemen yang mengelola angkutan tersebut.Angkutan muatan terdapat 3 moda yang digunakan yaitu :
a) Pengangkutan laut
b) Pengangkutan darat ( kereta api, bis, truk )
c) Pengangkutan udara
Karakteristik masing – masing moda transportasi berdasarkan barang yang diangkutnya dapat digolongkan sebagai berikut :
a. Kereta api :produk pertanian, bahan makanan, sepeda motor, alat rumah tangga, elektronika
b. Kapal : minyak, batu bara, pertanian, mobil bluk antar pulau
c. Truk : alat rumah tangga, pakaian, elektronika, sepeda motor, suku cadang kendaraan, buku- buku dan alat bangunan
d. Pesawat udara : alat elektronik
e. Pipa : bahan kimia
Dalam memilih sebuah sarana transportasi untuk suatu produk tertentu lazimnya pengiriman memperhatikan beberapa kriteria yaitu :
1. travel time
2. frekuensi
3. keandalan dalam memenuhi jadwal pada waktunya
4. kemampuan menangani pengangkutan dari berbagai barang
5. biaya
6. jaminan atas barang
manajemen sistem transportasi terdiri dari 2 kategori yaitu :
1. manajemen pemasaran dan penjualan jasa angkutan
bertanggung jawab terhadap pengoperasian dan pengusahaan dibidang pengangkutan
2. manajemen lalulintas angkutan
bertanggungjawab untuk penyediakan jasa- jasa angkutan yang mengangkut dengan muatan.

Adapun faktor ekstern yang mempengaruhi dalam pemgelolaan kegiatan transportasi adalah :
a. UU/ PP – Undang- undang/ peraturan pemerintah
b. Kebijaksanaan / pengaturan pihak pemerintah pusat dan daerah
c. Pengaruh pemakai jasa  
Sebelumnya telah dsinggung bahwa pemakai jasa angkutan akan membawa dampak terhadap pengelolaan perusahaan transportasi. Adapun golongan pemakai jasa angkutan tersebar dalam masyarakat terdiri atas :
a. Perusahaan – perusahaan industri, perusahaan perdagangan dll.
b. Pemakai jasa dari pihak pemerintah
c. Pemakai jasa transportasi dalam masyarakat umum
Unsur – unsur perangkutan atau transportasi adalah :
a. Manusia, yang membutuhkan
b. Barang , yang dibutuhkan
c. Kendaran, sebagai alat transportasi
d. Jalan, sebagai prasarana angkutan
e. Organisasi, yaitu pengelola angkutan
Pembiayaan transportasi, pengadaan, pemeliharaan, dan pengoperasian peralatan operasi dilakukan sendiri oleh perusahaan ankutan.Sifat pembiayaan peralatan operasi pada perusahaan angkutan sifatnya sama.

Sedangakan organisasi kegiatan transportasi akhirnya terwujud pada pergerakan orang dan / atau kendaraan dari tempat asal ketempat tujuan.Dalam hal ini, barang merupakan muatan yang harus diangkut dari tempat asal ke tempat tujuan sebagai subjek orang adalah pengatur atau pelaku dalam kegiatan transportasi. Kegiatan trasnportasi memerlikan banyak lembaga karena fungsi dan peran masing – masing tidak mungkin ditangani oleh satu lembaga saja.Di Indonesia ada beberapa departemen yang menangani transportasi yaitu :
DPU, DEPDAGRI, Departemen keuangan, dan departemen pertahanan keamanan.
“Bagan organisasi jasa transportasi “

2.3 Manfaat Transpoasi

Fungsi dan Manfaat Transportasi
a. Fungsi transportasi ( perangkutan )
Transportasi memegang peranan pening dalam usaha mencapai tujuan pengembangan ekonomi dalam suatu bangsa.Adapun tujuan pengembangan ekonomi yang bisa diperankan oleh jasa transportasi adalah :
1) Meningkatkan pendapatan nasional, disertai dengan distribusi yang merata antara penduduk, bidang usaha dan daerah.
2) Meningkatkan jenis dan jumlah barang jadi dan jasa yang dapat dihasilkan para konsumen, industri dan pemerintah.
3) Mengembangkan indusri nasional yang dapat menghasilkan devisa sera men –supply pasaran dalam negeri.
4) Menciptakan dan memelihara tingkatan kesempatan kerja bagi masyarakat.
Ada peranan transportasi dalam kegiatan
non ekonomis yaitu sebagai sarana mempertinggi integritas bangsa, transportasi menciptakan dan meningkatkan standar kehidupan masyarakat secara menyeluruh, mempertniggi ketahanan Nasional bangsa Indonesia dan dan menciptakan pembangunan nasional.
Fungsi lain transportasi adalah untuk mengangkut penumpang dan barang dari satu tempat ke tempat lain. Kebutuhan akan angkutan penumpang tergantung fungsi bagi kegunaan seseorang .Peranan transportasi tidak hanya untuk melancarkan barang atau mobilitas manusia.Transportasi juga membantu tercapainya pengalokasian sumber – sumber ekonomi secara optimal.Transportasi berfungsi sebagai sektor penunjang pembangunan dan pemberi jasa bagi perkembangan ekonomi.
b. Manfaat transportasi
Transportasi ( perangkutan ) bukanlah tujuan melainkan saran untuk mencapai tujuan. Sementara itu, kegiatan masyarakat sehari – hari bersangkut paut dengan produksi barang dan jasa untuk mencukupi kebutuhan yang beraneka.karena itu manfaat dari transportasi dapat dilihat dari beberapa segi diantaranya adalah manfaat :
 Manfaat ekonomi
Kegiatan ekonomi masyarakat sangat berkaitan dengan produksi, distribusi, dan pertukaran kekayaan.kegiatan tersebut membutuhkan moda transpotrasi.dengan tranportasi bahan bahan baku dibawa menuju tempat produksi dan kepasar. Selain itu, dengan tranportasi pula konsumen datang ke pasar atau tempat pelayanan kebutuhan. Sementara itu distrubusi barang karena adanya transportasi akan berdampak pada beberapa hal yaitu :
 Terjadi transaksi pejual pembeli
 Persediaan barang antar daerah dapat disamakan
 harga barang antar daerah dapat disamakan
 spesialisasi dalam kegiatan ekonomi dapat dibedakan
 timbul komunakasi dalam perukaran barang antar masyarakat
- Manfaat sosial
Untuk kepentingan sosial transportasi sangat membantu dalam berbagai kemudahan yaitu:pelayanan perorangan atau kelompok, pertukaran atau penyampaian informasi, perjalanan untuk bersantai dll.
 -Manfaat politis
Ada beberapa manfaat politis transportasi yaitu :
 Mencipakan persatuan nasional
 Menyebabkan pelayanan pada masyarakat dapat diperluas dengan lebih merata
v
 Keamanan negara terhadap serangan dari luar yang tidak dikehendaki dapat teratasi
 System transportasi yang efisien memungkinkan negara memindahkan dan mengangkut penduduk dari daerah bencana misalnya
 Manfaat kewilayahan
Berupa kemajuan wilayah dengan terjangkaunya alat transportasi didaerahnya dan menunjang hubungan antar wilayah dalam kawasan tersebut.

2.4 Masalah Transpotasi

Transportasi perlu untuk mengatasi kesenjangan jarak dan komunikasi antara tempat asal dan tempat tujuan. Untuk itu dikembangkan sistem transportasi dan komunikasi, dalam wujud sarana (kendaraan) dan prasarana (jalan). Dari sini timbul jasa angkutan untuk memenuhi kebutuhan perangkutan (transportasi) dari satu tempat ke tempat lain. Di sini terlihat, bahwa transportasi dan tata guna lahan merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Kegiatan transportasi yang diwujudkan dalam bentuk lalu lintas kendaraan, pada dasarnya merupakan kegiatan yang menghubungkan dua lokasi dari tata guna lahan yang mungkin sama atau berbeda. Memindahkan orang atau barang dari satu tempat ke tempat lain, berarti memindahkannya dari satu tata guna lahan ke tata guna lahan yang lain, yang berarti pula mengubah nilai ekonomi orang atau barang tersebut. salah satu tujuan penting dari perencanaan tata guna lahan atau perencanaan sistem transportasi, adalah menuju kekeseimbangan yang efisien antara potensi tata guna lahan dengan kemampuan transportasi.
Sebuah beban yang timbul dalam hal ini, yaitu adanya sebuah masalah-masalah yang sering kita jumpai antara lain:
-                      Kemacetan lalu lintas di kota kota besar karena pertambahan panjang jalan tidak sesuai dengan pertambahan jumlah kendaraan bermotor.
-                      Kendaraan sarana angkutan publik masih kurang dibandingkan dengan kendaraan pribadi , baik di kota kota besar maupun kota kecil pribadi.
-                      Kurangnya sarana transportasi / jalan darat dan air) yang menghubungkan tempat tempat terpencil.
-                      Kurangnya perawatan dan kualitas jalan serta jumlah kendaraan angkutan di daerah daerah terpencil.


Hal tersebut dapat menjadikan pengguna angkutan atau transpotasi merasa kurang nyaman.
             Kini perkembangan transpotasi yang lebih nyaman yaitu diperkotaan dibandingkan dengan dipedesaan , karena pada dasarnya di kota mempunyai nilai plus dibanding di pedesaan dari segi kenyamanan maupun fasilitas dan pra sarana yang memadai , karena perkembangnya sebuah kota tidak dapat terlepas dari pengaruh kota – kota lain yang telah maju atau telah menjadi besar sebelumnya. Arti dari pernyataan tersebut adalah kota yang telah besar akan secara terus menerus melakukan perkembangan kota .
















BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Bahwa Transpotasi memang bagian terpenting yang sangat dibutuhkan oleh manusia untuk memudahkan pekerjaannya dalam hal pengantaran barang dan maupun yang lainnya. Transpotasi merupakan alat yang memudahkan manusia dan memiliki kriteria masing-masing sesuai kebutuhan kita.
Dalam makalah ini sudah dijelaskan mulai penjelasan dari Transpotasi dan definisinya secara menyeluruh. Dari segi mcamnya maupun manfaatnya .



3.2 Saran

Dalam makalah ini hanya dituliskan hal-hal yang sifatnya lebih umum dan memasyarakat. Maka dari itu perlu diawasi oleh guru secara langsung agar dapat mengetahui kesalahan dan kekurangan dalam penulisan makalah ini.
















 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar